Penyebab infeksi Vagina dan Pencegahannya

Diposting pada
vagina
vagina

Infeksi pada vagina atau yang biasanya disebut dengan vaginitis. Penyebab infeksi ini adalah jamur yang berkembang pada organ intim wanita. Umumnya, infeksi vagina ini menyerang sebagian besar wanita. Meskipun tidak tergolong suatu jenis penyakit yang serius, apabila tidak segera diobati maka akan membuat tidak nyaman saat beraktivitas.

Untuk mengurangi resiko terkena infeksi pada
organ intim wanita karena jamur, berikut penjelasan tentang faktor yang mempengaruhi terjadinya infeksi.

Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Terjadi Infeksi Vagina Karena Jamur

Pada umumnya, infeksi pada organ intim nya, dapat disebabkan oleh pertumbuhan jamur Candida Albicans secara berlebihan. Jika seorang wanita telah terserang jamur ini maka ia akan mengalami beberapa masalah di vaginanya seperti panas, gatal, sakit saat buang air kecil, dan sakit saat berhubungan intim.

Di samping itu, seorang wanita yang terinfeksi jamur Candida Albicans ini pun akan mengalami gangguan keputihan yang berbau dan berwarna keruh. Berikut ini ada beberapa faktor yang beresiko menyebabkan infeksi pada vagina, antara lain:

Sedang hamil

Wanita hamil memiliki kadar estrogen yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan wanita yang tidak hamil. Kadar estrogen yang berlebihan ini akan membuat organ intim nya menghasilkan zat glikogen yang lebih banyak dari biasanya. Hal inilah yang membuat jamur jauh lebih cepat tumbuh dan berkembang di vagina. Selain ibu hamil, ibu menyusui pun dapat mengalami hal yang serupa.

Memakai alat kontrasepsi

Penggunaan IUD atau pil KB memang dapat mencegah terjadinya kehamilan selama melakukan hubungan seks. Namun, perlu dipahami bahwa hal ini justru membuat seorang wanita beresiko terkena infeksi pada organ intim nya. Akibat penambahan hormon estrogen dan progesterone, populasi jamur di organ intim nya pun semakin subur dan organ intim pada wanita akan mudah terinfeksi.

Mengonsumsi antibiotik

Biasanya antibiotik seperti erythromycin, tetracycline, penisilin, dan amoxicillin digunakan sebagai obat untuk mencegah serta membunuh pertumbuhan bakteri di vagina. Namun, dari penggunaan antibiotik ini, biasanya akan menimbulkan efek samping yang menyebabkan bakteri baik dalam vagina menjadi mati. Oleh sebab itu, jamur pun akan bebas berkembang dan menginfeksi vagina dengan cepat.

Memiliki daya imun yang lemah

Sistem imun atau kekebalan tubuh pada manusia memiliki fungsi untuk membuat tubuh terhindar dari berbagai macam virus seperti bakteri dan jamur. Saat seorang wanita memiliki daya imun yang rendah maka ia beresiko akan mengalami gangguan pada kesehatan vaginanya. Ditambah lagi saat seorang wanita menggunakan obat steroid maka ia akan lebih mudah terkena infeksi pada
organ intim nya.

Menderita diabetes

Saat seorang wanita menderita diabetes dengan kadar gula darah tubuh yang melonjak tinggi tidak terkontrol, maka pertumbuhan infeksi jamur
organ intim nya pun akan semakin cepat. Mengapa demikian? Perlu dipahami bahwa organ intim wanita merupakan salah satu bagian sensitive wanita yang memiliki cairan berlebih.

Di dalam cairan tersebut terdapat banyak kandungan glukosa. Jika kandungan glukosa semakin tinggi maka kemungkinan seorang wanita terkena resiko infeksi pada vagina pun semakin tinggi pula.  

Berhubungan seks

Faktor lain yang dapat menyebabkan terjadinya pertumbuhan infeksi jamur di vagina ialah berhubungan seks. Jika seorang wanita berhubungan seks dengan seorang laki-laki yang memiliki gangguan infeksi jamur di penisnya, maka vagina wanita tersebut pun akan mudah tertular dan terinfeksi.

Itulah mengapa, sangat dianjurkan bagi setiap wanita yang sudah menikah untuk buang air kecil atau pipis setelah berhubungan seksual agar jamur tidak tumbuh subur di organ intim nya.

Wasir

Wasir merupakan suatu kondisi di mana pembuluh darah vena mengalami pembengkakan dan meradang di area rektum bawah atau anus. Pada sebagian wanita yang pernah mengalami wasir, ini biasanya disertai dengan rasa gatal di bagian organ intim nya.

Selain itu, kondisi vagina berwarna kemerahan, bengkak, dan terasa sakit. Hal ini disebabkan karena adanya infeksi pada organ intim wanita yang berasal dari bagian anus akibat wasir.

Namun, tak perlu khawatir karena di bawah ini ada cara mudah untuk mencegah serta mengobati penyakit infeksi pada organ intim wanita yang sangat mengganggu ini.

Bagaimanakah Cara Mencegah dan Mengobati Infeksi Jamur Pada Vagina?

Cara mencegah terjadinya infeksi jamur organ intim wanita

Untuk mencegah terjadinya infeksi pada organ intim wanita , maka penting bagi Anda untuk menjaga kebersihan dan kesehatan organ intim Anda. Caranya yaitu dengan rajin mengganti celana dalam Anda setiap 2 hingga 3 kali sehari.

Di samping itu, untuk mendukung kesehatan vagina Anda, konsumsilah makanan probiotik yang sangat baik untuk organ kewanitaan. Jangan lupa untuk menggunakan produk pembersih kewanitaan yang mengandung povidone-iodine untuk mencegah terjadinya infeksi. Saat Anda sedang mengalami menstruasi pun jangan lupa pula untuk rajin mengganti pembalut agar bakteri dan jamur tidak bersarang di organ intim .

Cara mengobati infeksi jamur pada vagina

Jika infeksi pada vagina terjadi tidak karena disebabkan oleh kehamilan, maka Anda dapat menggunakan obat-obatan seperti krim antijamur seperti: miconazole, clotrimazole, butoconazol, tarconazol.

Untuk pengobatan dari dalam, Anda bisa mengonsumsi obat tablet fluconazole. Namun, apabila Anda mengalami infeksi jamur vagina pada saat sedang hamil maka jangan sembarangan untuk mengobatinya. Untuk menjaga kesehatan Anda dan bayi agar tetap terjaga, lebih baik konsultasikan pada dokter specialist.

Infeksi pada organ intim wanita, bukan merupakan hal yang membahayakan. Namun, gangguan ini membuat kamu tak nyaman. jangan dibiarkan begitu saja supaya tidak memicu gangguan yang lebih parah lagi. segera lakukan pencegahan atau pengobatan dengan cara di atas.

Penyebab infeksi Vagina dan Pencegahannya 1