Normalkah Jerawat Pada Vagina? Yuk Cari Tahu!

Diposting pada

Jerawat pada vagina merupakan benjolan kecil yang muncul di bagian kemaluan seorang wanita. Pada umumnya, kemunculan jerawat ini dapat ditemukan di bagian terluar alat kemaluan atau luar vagina yaitu vulva. Kemunculan jerawat pada vagina memiliki penyebab yang sama dengan jerawat di bagian tubuh lainnya yaitu tersumbatnya pori-pori karena kulit memiliki kandungan minyak berlebih.

Meskipun memiliki karakteristik yang sama dengan jenis jerawat lainnya, apakah jerawat pada vagina berbahaya bagi kaum wanita? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Jerawat di Vagina Normal Ataukah Berbahaya?

Sama seperti halnya jenis jerawat lain yang muncul di tubuh, jerawat pada vagina pun biasanya muncul karena seseorang sedang stress berat. Akibat stress berat, seorang wanita akan mengalami perubahan hormon pada tubuhnya. Di fase ini seorang perempuan akan sangat rentan terkena jerawat.

Jerawat memang normal dan dapat muncul di bagian-bagian tertentu. Selain di wajah, jerawat pun dapat muncul di bagian punggung, paha, leher, telinga, hidung dalam, pantat, bahkan vagina. Jadi, mengalami jerawat pada vagina itu sangat normal dan wajar-wajar saja.

Cara agar vagina lebih sempit dan kesat

Inilah Faktor Yang Menyebabkan Jerawat di Vagina Bisa Muncul

Munculnya jerawat pada vagina disebabkan oleh beberapa hal di bawah ini:

1.Keringat

Keringat merupakan faktor utama yang dapat menyebabkan terjadinya jerawat pada vagina. Biasanya, keringat akan mudah muncul di bagian-bagian tengkuk seperti selangkangan. Jika seorang wanita mengalami keringat berlebihan pada selangkangan dan vaginanya maka besar kemungkinan ia dapat terkena jerawat vagina. Hal ini disebabkan karena pori-pori kulit selangkangan tertutup oleh keringat berlebihan sehingga kotoran di dalamnya pun ikut masuk di pori-pori yang akhirnya menyebabkan munculnya jerawat.

2.Menggunakan celana dalam ketat

Faktor lain yang dapat menyebabkan terjadinya jerawat pada vagina yaitu pemakaian celana dalam terlalu ketat. Saat seorang wanita memakai celana dalam yang ketat maka ia akan mengalami masalah sirkulasi udara yang tipis di bagian alat vitalnya. Selain dapat menyumbat sirkulasi udara, pemakaian celana ketat pun dapat menyebabkan gesekan pada kulit vagina sehingga kulit vagina pun akan lecet dan mudah terkena jerawat.

3.Malas mengganti pembalut

Kebiasaan malas mengganti pembalut saat sedang dalam siklus menstruasi akan membuat cairan darah penuh dan terkunci. Hal ini akan membuat pertumbuhan bakteri dan jamur semakin berkembang cepat. Oleh sebab itu, untuk menghindari bakteri yang menyebabkan jerawat pada vagina, kamu bisa lebih rajin lagi untuk mengganti pembalut, paling tidak 4 jam sekali harus mengganti pembalut.

Penyebab infeksi Vagina dan Pencegahannya

4.Rambut pubis masuk ke dalam

Rambut-rambut halus pubis atau bulu kemaluan sering kali tumbuh memanjang dan masuk ke area dalam vagina akan mengakibatkan vagina mudah gatal. Seringkali kebanyakan wanita memutuskan untuk mencukurnya dengan alat cukur. Namun, tidak semua orang dapat mencukur bulu kemaluannya dengan baik. Jika ada  goresan akibat alat cukur,  maka pori-pori  akan susah membuka dan menutup. Apabila tidak secepatnya dilakukan pemulihan maka jerawat pun akan tumbuh banyak di bagian vagina.

5.Siklus hormon berubah

Hormon progesterone berlebihan yang muncul pada seorang wanita dapat menyebabkan akumulasi lemak pada pori-pori di bagian-bagian tubuh tertentu, salah satunya ialah vagina. Perubahan hormon progesterone ini biasanya terjadi pada saat seseorang akan mendekati masa mentruasinya. Oleh sebab itu, untuk menghindari akumulasi lemak pada vagina, bersihkan vagina secara rutin agar selalu wangi dan bersih sehingga terhindar dari segala macam penyakit.

6.Mengonsumsi makanan sembarangan

Jerawat pada vagina dapat disebabkan karena seorang wanita mengonsumsi makanan tertentu. Jenis makanan yang kadang salah untuk dipilih sebagai camilan yaitu makanan yang mengandung lemak tinggi. Dalam upaya mengatasi masalah penyumbatan pori-pori di vagina, maka hindarilah makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi.

Cara Mengobati dan Mencegah Jerawat Pada Wanita

Jerawat Pada Vagina
Jerawat Pada Vagina

Pada saat kamu mendapati adanya masalah pada vagina, segeralah lakukan tindakan yang tepat.  Untuk memberikan pertolongan pertama pada peradangan vagina akibat jerawat  maka kamu dapat mengompresnya dengan air hangat. Hal ini bertujuan agar radang yang diderita tidak semakin bertambah.

Meskipun tidak menimbulkan efek yang berbahaya, namun jika jerawat muncul terus menerus di bagian vagina maka segerakan untuk periksa ke dokter spesialis terdekat. Dengan demikian, keluhan jerawat vagina kamu dapat terselesaikan dengan baik dan tidak menimbulkan infeksi.

Sedangkan untuk mencegah terjadinya jerawat pada vagina, kamu harus bisa menghindari kemunculan kloter atau lebih dikenal dengan jerawat baru di area intim. Jika kamu merasa kamu memakai pakaian yang sudah terkena banyak keringat, maka segerakan untuk mandi dan bersih-bersihkan diri agar bakteri tidak menyebar dengan cepat di area-area intim.

Menjaga kebersihan area organ intim kewanitaan sangat penting dilakukan. Upaya ini bisa mencegah terjadinya jerawat pada vagina ataupun berbagai masalah lainnya.

Normalkah Jerawat Pada Vagina? Yuk Cari Tahu! 1