Inilah 3 Jenis Operasi Vagina, Penyebab dan Resikonya! Pahami Dulu Sebelum Melakukannya

Diposting pada

Operasi vagina dilakukan oleh beberapa kalangan wanita. Dengan tujuan agar memiliki bentuk dan fungsi sesuai dengan yang diinginkan.

Dalam dunia medis, operasi organ intim vagina ada dua jenis yaitu vaginoplasty dan labiaplasty.

Kedua jenis operasi untuk area vagina ini mempunyai tujuan yang berbeda.

Jenis-Jenis Operasi Vagina

Berikut ialah dua jenis operasi vagina yang dapat kamu pelajari, antara lain:

1.Vaginoplasty

Vaginoplasty merupakan salah satu jenis operasi vagina yang memiliki tujuan utama untuk mengembalikan bentuk vagina agar dapat kencang seperti semula. Operasi ini memiliki tujuan untuk mengencangkan otot dasar di panggul wanita yang mengelilingi vagina.

Biasanya, orang yang melakukan operasi vaginoplasty ini yaitu seorang wanita yang sudah pernah mengalami proses kehamilan dan persalinan normal. Setelah proses tersebut, elastisitas dan kekencangan otot-otot vagina berkurang. Itulah alasannya vaginoplasty menjadi pilihan terbaik. 

Dengan melakukan operasi vagina jenis vaginoplasty ini maka seorang wanita akan dapat menikmati kembali berhubungan seksual bersama dengan pasangannya.

6 Makanan Penting untuk Kesehatan Vagina

2.Labiaplasty

Labiaplasty merupakan jenis operasi vagina yang sengaja dilakukan dengan tujuan memperbaiki bibir vagina atau yang lebih sering disebut dengan labia. Pada dasarnya, seorang wanita memiliki bentuk labia vagina yang berbeda-beda. Bahkan terkadang, sebagian besar wanita pun merasa minder dan tidak puas dengan labia vagina yang ia miliki saat ini.

Karena takut tidak dapat memuaskan gairah pasangannya, maka banyak wanita yang memilih untuk melakukan jalan pintas untuk memperbaiki kembali labia vagina dengan  melakukan operasi labiaplasty.

Operasi vagina merupakan salah satu jenis operasi yang tidak boleh dilakukan sembarangan. Hal ini karena operasi vagina memiliki resiko yang sangat tinggi untuk kesehatan seorang wanita.

Lalu apakah penyebabnya yang membuat seorang wanita ingin melakukan operasi pada vaginannya?

Penyebab Wanita Berani Melakukan Operasi Vagina

Jenis Operasi Vagina
Jenis Operasi Vagina

1.Kelainan bawaan

Sebagian wanita memiliki kelainan bawaan yang terjadi pada vaginanya. Kondisi ini biasanya membuat bentuk dan fungsi vagina wanita tersebut pun menjadi tidak normal.

Pada umumnya, seorang wanita yang mengalami kelainan bawaan akan memiliki vagina yang berukuran terlalu pendek, terlalu longgar atau bahkan tidak memiliki vagina. Hal ini tentu saja akan sangat mempengaruhi siklus menstruasi dan kenikmatan bercinta wanita tersebut.

2.Peremajaan vagina

Seorang wanita biasanya memilih untuk melakukan operasi vagina karena ia ingin melakukan peremajaan pada vagina. Peremajaan vagina ini meliputi pemutihan daerah vagina yang mulai menghitam, pengencangan otot-otot vagina yang mulai kendur, dan memperbaiki bentuk bibir vagina yang mulai tidak beraturan seusai proses persalinan. Dengan melakukan operasi peremajaan vagina maka seorang wanita pun akan semakin percaya diri. 

Ini Tanda Vagina Anda Mengalami Infeksi

3. Pemasangan selaput dara 

Alasan lain seorang wanita melakukan operasi vagina yaitu untuk melakukan pemasangan selaput dara. Pemasangan selaput dara atau istilah lainnya revirgination process ialah sebuah operasi pemasangan selaput dara (hymen) baru di bagian dalam vagina seorang wanita. Pada umumnya, yang melakukan operasi ini ialah para wanita yang sudah pernah melakukan hubungan seksual. Agar memiliki bentuk selaput dara seperti virgin atau perawan lagi, operasi virgination ini menjadi pilihan terbaik para wanita.

Ada berbagai macam alasan yang menyebabkan seorang wanita berani untuk melakukan operasi vaginanya. Meskipun memiliki tujuan baik untuk menunjang bentuk dan fungsi dari vagina, namun nyatanya operasi vagina tidak selalu berakhir mulus. Artinya bahwa operasi vagina pun memiliki beberapa resiko yang dapat menyerang pelaku operasi vagina tersebut. Lalu resiko apa saja yang dapat terjadi akibat operasi vagina?

Inilah Beberapa Resiko Berbahaya Akibat Operasi Vagina

Jenis Operasi Vagina
Jenis Operasi Vagina

Di bawah ini ada beberapa resiko yang dapat ditimbulkan akibat operasi vagina, antara lain:

1.Kerusakan saraf

Proses operasi vagina dapat menyebabkan terjadinya kerusakan saraf. Kerusakan saraf ini terjadi pada saat proses pembedahan jaringan di area pelvis dan perineum. Saat seseorang sudah terkena kerusakan parah pada sarafnya akibat operasi vagina maka ia akan mudah mengalami nyeri kronis di tubuhnya.

Cara agar vagina lebih sempit dan kesat

2.Komplikasi kulit

Komplikasi kulit yang disebabkan oleh operasi vagina biasanya berupa rektovaginal atau urerovaginal. Komplikasi ini akan terjadi jika terjadi suatu cedera rektal atau uretra selama proses operasi vagina. Oleh sebab itu, jika hal ini terjadi pada seorang wanita yang telah melakukan operasi maka ia harus mengulang operasi kedua untuk memperbaiki cedera.

3.Penyempitan abnormal

Penyempitan vagina merupakan salah satu resiko yang dapat terjadi akibat operasi vagina. Biasanya, penyempitan vagina akan terjadi setelah proses vaginoplasty. Oleh sebab itu, dibutuhkan operasi lanjutan untuk mengembalikan vagina seperti sedia kala.

4.Gangguan pencernaan

Sulit buang air besar merupakan salah satu gangguan yang dapat terjadi pasca operasi vagina. Gangguan pencernaan pada wanita yang telah melakukan operasi vagina biasanya juga dapat ditandai dengan keluarnya lendir berlebihan di vaginanya.

Bagi kamu yang berencana untuk melakukan operasi vagina, maka sebaiknya pikirkan kembali secara matang-matang.  Sebab, tindakan operasi ini memiliki resiko besar bagi kesehatan.

 

Inilah 3 Jenis Operasi Vagina, Penyebab dan Resikonya! Pahami Dulu Sebelum Melakukannya 1