Inilah yang Menentukan Kemampuan Ereksi Pria

kemampuan ereksi pria

Gaya hidup yang sehat sangat penting bagi para lelaki. Selain untuk menangkal risiko berbagai penyakit kronis dan mematikan, juga untuk mempertahankan kemampuan ereksi pria.

Pada lelaki, kemampuan ereksi sangat dipengaruhi oleh sehat atau tidaknya gaya hidup. Makin sehat gaya hidupnya, maka akan semakin berkualitas pula ereksinya. Selain tahan lama di ranjang, lelaki dengan gaya hidup sehat juga lebih mampu mempertahankan ereksinya hingga usia yang lebih tua.

Baca juga :

6 Manfaat Mandi Bersama

Ini Cara Meraih Orgasme Selama 60 Detik

Beberapa hal terkait gaya hidup yang menentukan kemampuan ereksi seorang lelaki antara lain sebagai berikut, dikutip dari Pulse, Senin (26/6/2016).

  1. Makanan
    Pola makan yang buruk untuk jantung, biasanya buruk pula bagi kemampuan ereksi. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa pola makan yang meningkatkan risiko serangan jantung juga memicu penyumbatan pembuluh darah ke arah Mr P. Agar ereksi tidak terganggu, jauhi lemak-lemak jahat dan perbanyak makan buah.

    Berat badan

    Menjaga berat badan selalu ideal juga penting untuk menjaga ereksi, selain tentunya menangkal berbagai risiko penyakit. Kelebihan berat badan, apalagi sampai obesitas, bisa meningkatkan risiko diabetes mellitus tipe 2 yang salah satu komplikasinya bisa memicu disfungsi ereksi.

  2. Kebiasaan minum alkohol

    Kebiasaan minum alkohol yang berlebihan bisa memicu kerusakan hati dan saraf. Kondisi tersebut akan mengubah keseimbangan hormonal, termasuk menurunkan pelepasan hormon seksual laki-laki yang dibutuhkan untuk bisa ereksi. Jadi kalau mau tetap bisa ereksi, batasi atau kalau bisa hindari alkohol.

  3. Olahraga

    Begitu banyak penelitian yang mengaitkan gaya hidup sedentary atau kurang gerak, dengan risiko disfungsi ereksi. Olahraga jenis apapun, penting dilakukan untuk menjaga kemampuan ereksi. Aerobik misalnya, akan menjaga kebugaran tubuh sedangkan latihan beban akan membentuk massa otot. Keduanya dibutuhkan dalam menjaga keseimbangan hormon seksual.

  4. Kebiasaan merokok

    Jelas tercantum dalam kemasan rokok, asap tembakau bisa memicu berbagai macam gangguan fungsi seksual. Disfungsi ereksi adalah salah satunya. Racun nikotin yang terkandung di dalamnya bisa membuat pembuluh darah berkontraksi, sehingga aliran darah menuju Mr P terhamba

foreplay
foreplay

Hati-hati, 4 hal ini saat Foreplay, bisa bikin gairah Istri ‘Drop’

Foreplay, memang memiliki peranan yang penting agar aktivitas di ranjang makin memuaskan. Namun, untuk suami perlu memperhatikan yang mereka lakukan saat foreplay.

1. Langsung merangsang klitorisnya

“Klitoris memang menjadi g-spot pada wanita, namun anda tidak perlu langsung merangsang nya di awal foreplay, karena akan membuat siwanita menjadi tidak nyaman. Anda bisa memberinya rangsangan dahulu di area tubuhnya yang lain, dan ketika istri sudah ‘on’, anda dapat melanjutkan stimulasi pada area vagina nya, ” ujar Susan kepada Your Tango.

2. Memberi pertanyaan yang terlalu ‘luas’

Suami dapat memberikan pertanyaan apa yang diinginkan oleh istri untuk menikmati aksinya di ranjang. Namun, Susan menyarankan agar jangan memberi pertanyaan yang dapat membuat istri berfikir terlalu lama menjawabnya.
“Daripada bertanya bagaimana perasaanmu saat aku memberimu seks oral, lebih baik langsung beri pertanyaan yang menyediakan pilihan. Misalnya, ‘kamu lebih suka gerakan naik turun atau melingkar?” kata Susan.

3. Tidak menunjukkan kesenangan Anda

Bagaimanapun, lanjut Susan, istri juga perlu tahu apakah yang ia lakukan selama bercinta bisa membuat Anda senang dan puas. Nah, untuk menunjukkan hal itu, suami bisa mengatakannya langsung pada istri atau sekadar memberi tanda bahwa ia puas dengan aktivitas seks yang berlangsung. Misalnya dengan mencium istri, membelainya, atau mengeluarkan desahan.

4. Tidak mendiskusikan apa yang hendak dilakukan

Kadang kala, variasi dibutuhkan agar foreplay tidak membosankan. Tapi, untuk memastikan bahwa cara-cara foreplay yang hendak dilakukan bisa diterima oleh kedua belah pihak, jangan lupa bagi suami untuk membicarakannya dengan istri.
“Ajak ia ngobrol lebih dulu, peluk dia, dekati dia dan kemudian cium dia,” ujar Susan.
Membicarakan apa yang akan dilakukan saat foreplay juga penting karena patut diingat, sering kali wanita malu mengungkapkan apa yang dia inginkan atau apa pendapatnya terhadap ide Anda saat bercinta.

Demikianlah hal yang menentukan kemampuan ereksi pria disamping itu, pria juga harus berhati hati ketika forplay, hal ini karena kesalahan ketika forplay, dapat menurunkan gairah pasangan Anda.