Ini Tanda Vagina Anda Mengalami Infeksi

Ini Tanda Vagina Anda Mengalami Infeksi
Ini Tanda Vagina Anda Mengalami Infeksi

Pada area vagina, memang terdapat bakteri baik dan rambut kemaluan yang berfungsi untuk melindungi area organ intim secara alami dari infeksi bakteri.

Tapi, organ intim wanita, tetap memiliki kemungkinan untuk terinfeksi bakteri jika Anda tidak menjaga kebersihannya dengan baik dan tubuh tidak kuat untuk menahan bakteri jahat.

Seperti dilansir kompas (19/1/2017), Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, Liva Wijaya mengatakan, bahwa dalam kasus yang lebih lanjut, infeksi tidak hanya terjadi pada area luar kewanitaan, tapi juga dapat measuk kedalam organ lainnya, seperti leher rahim, saluran telur, sampai ke panggul.

“Proses bakteri dapat sampai ke panggul itu tidak cepat. Prosesnya lama dan berulang-ulang,” kata Liva, Kamis (6/10/2016).

Baca juga :

Penyebab infeksi Vagina dan Pencegahannya

Ini Dia Cara Ampuh Agar Vagina Tetap Rapat, Bikin Pasangan Puas

Apa tanda vagina Anda mengalami infeksi ?

Dokter yang praktek di RS Mitra Kemayoran ini menjelaskan, tanda tanda area kewanitaan ter infeksi bakteri, antara lain, banyak keluar sekret atau cairan vagina yang berbau, vagina terasa gatal, berwarna kemerahan dan sangat lembab.

Selain bau, juga dapat keluar keputihan berdarah atau berwarna kuning. Normal nya, keputihan bisa terjadi beberapa hari sebelum atau sesudah menstruasi.

Jika infeksi bakteri telah sampai ke area organ intim dalam, maka dapat muncul rasa nyeri pada perut bagian bawah.

Liva mengatakan ketika dicek seperti ada kista, tapi kemudian berisi nanah, hal itu karena kebersihannya (organ intim) kurang baik.

Oleh karena nya, Anda harus mengenali tanda vagina Anda mengalami infeksi, walaupun gejala yang kadang muncul ketika infeksi sudah memburuk.

Yang lebih penting lagi adalah, menjaga kebersihan agar jangan sampai terjadi infeksi.

Jika sudah ada tanda vagina Anda mengalami infeksi, maka segeralah periksakan diri Anda ke dokter.

Cara Menjaga Kesehatan Vagina

bau miss v
cara menjaga kesehatan vagina

Aroma tidak sedap yang muncul dari organ intim wanita, tentu membuat tidak nyaman. Walaupun tidak jarang ada juga wanita yang tidak menyadari aroma tidak sedap ini.

Machelle Seibel, MD., seorang dokter obstetri dan ginekologi, mengatakan jika ada beberapa hal yang dapat menyebabkan vagina menjadi tidak sedap.

“Menstruasi, kehamilan, hubungan seksual dan mengkonsumsi obat, dapat menganggu ekosistem yang terdapat pada vagina, hal ini dapat meningkatkan pH yang harus nya berada di angka 4,3 sampai 4,5 ” Seibel menerangkan.

Ketika pH pada vagina menjadi tidak seimbang, maka hal itu akan menyebabkan mikroorganisme menjadi tumbuh subur yang dapat menyebabkan bau. Sebaiknya jangan menyemprotkan pewangi ke vagina, hal itu tidak disarankan oleh Seibel. “Jika ada masalah, maka menyemprotkan pewangi semprot, hanya akan menutupi masalah yang mungkin ada” ia menerangkan.

Anda tidak perlu melakukan hal yang aneh-aneh agar vagina Anda sehat dan tidak berbau.

Berikut ini cara yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan vagina Anda seperti dilansir dari Yourtango, Jumat (10/7/2015).

1.Jaga vagina Anda agar tetap kering. 

Jangan biarkan vagina Anda basah, hanya karena Anda sering buang air kecil. ” Jika diperlukan, Anda dapat membawa baju dan celana dalam yang bersih, hal ini untuk mengurangi infeksi jamur” Siber menerangkan.

2.Gunakan pakaian dengan bahan katun.

Celana dalam dengan motif renda memang seksi, tapi untuk kesehatan vagina Anda, maka sebaiknya Anda memilih celana dalam dengan bahan katun, hal ini karena bahan katun mudah menyerap keringat dan tidak membuat panas.

3.Konsumsi prebiotik

Mengkonsumsi minuman yang mengandung prebiotik seperti yoghurt, dapat mengurangi resiko munculnya bakteri yang dapat membuat bau pada area vagina Anda.

4.Hindari douching

Douching adalah membilas atau mencuci vagina dengan cara menyemprotkan air atau cairan lainnya ) seperti cuka, baking soda atau larutan douching yang di jual secara bebas) ke dalam vagina Anda. Air atau cairan itu di masukan ke dalam botol lalu disemprotkan ke dalam vagina melalui suatu tabung dan ujung penyemprot.

“Melakukan douching hanya akan membahayakan vagina Anda. Jika Anda memiliki masalah bau pada vagina, tapi hal itu tidak mempunyai hubungan dengan kondisi medis, maka sebaiknya mengatasi bau tersebut dengan memangkas bulu-bulu halus di sekitar organ genital” demikian seperti diterangkan oleh ahli seks, Taylor Stokes.

“Rambut-rambut halus yang terlalu lebat pada area sekitar vagina, dapat menyebabkan bau. Sebaiknya biarkan bulu halus tumbuh beberapa centimeter untuk menjebak bakteri dan partikel agar tidak masuk kedalam vagina” terang Stokes.

5.Bersihkan diri setelah bercinta. 

Walaupun Anda mengantuk, sebaiknya luangkan waktu sejenak untuk membersihkan diri setelah bercinta. Hal ini agar menjaga organ intim Anda tetap bersih.

6. Buang air kecil setelah bercinta. 

Buang air kecil setelah bercinta adalah hal yang sederhana untuk membersihkan vagina. Jangan lupa setelahnya untuk membersihkan dengan air dan seka sampai kering.

firedu'