5 Cara Agar Hubungan Seksual Tahan Lama

Diposting pada
hubungan seks
hubungan seks

Menurut sebuah studi, kebanyakan hubungan seksual bertahan antara satu setengah sampai tujuh menit.

Bahkan, Dr Harry Fisch, penulis buku ‘The New Naked: The Ultimate Sex Education for Grownups’, mengungkapkan jika 45 persen pria, hanya dua menit atau kurang, meninggalkan pasangan mereka tanpa orgasme.

Tapi, ada beberapa cara agar hubungan seksual anda dapat tahan lama, dan mungkin anda bisa mengalam orgasme sendiri.

Baca juga : 

5 Makanan yang dapat meningkatkan kualitas Sperma

Inilah 5 hal yang mempengaruhi kemampuan Ereksi para Lelaki.

Berikut ini cara hubungan seksual tahan lama :

1. Masturbasi terlebih dulu

Jika anda ejakulasi satu atau dua jam sebelumnya, hal itu akan membuat pria lebih sulit untuk orgasme dengan cepat. “Anda dapat memuaskan diri anda sendiri dan membangun gairah lagi dengan foreplay yang lambat dan intim dengan pasangan”.

Demikan di ungkapkan oleh Dr Jane Greer, pakar hubungan dan terapis keluarga

2. Merayap

Seorang peneliti seks, Dr Ian Kerner, mengatakan,ketika seorang pria orgasme, biarkan dia menungga satu menit atau lebih untuk kembali bergairah. Setiap orang mempunyai titik orgasme yang mungkin tidak segera kembali.

Dengan merayap, maka dapat melatih tubuhnya agar menunda titik itu, sehingga dapat menghabiskan banyak waktu untuk foreplay.

3. Peras pangkal penis

Anda dapat melakukan hal ini dengan tangan atau menggunakan cincin ayam.

Secara harfiah, dia akan berhenti ejakulasi. Anggap saja anda melakukannya seperti sedang menekan selang untuk menghentikan air yang akan muncrat.

4. Kegel, yoga dan pilates

Semua latihan ini, dapat memperkuat otot otot dasar panggul, yang akan membantunya untuk mengendalikan kejang orgasme.

5. Posisi seks

Anda dapat mencoba posisi seks tegak lurus, secara teknis, hal ini untuk menghindari daerah yang paling sensitif dari penis. ” Anda jangan benar benar membiarkannya masuk, namun membiarkan ia meluncur bolak balik sepanjang bagian atas poros”, ungkap kerner.

Gaya sendok, atau saling berhadapan di sisi dapat menyenangkan tanpa membuat dia terburu-buru untuk orgasme.

Inilah Alasan Mengapa Foreplay Penting Ketika Bercinta

Seperti berolahraga, seks juga membutuhkan pemanasan. Tanpa pemanasan yang baik, maka tubuh Anda dapat mengalami cidera ketika dipaksa untuk ‘bekerja’. Begitu juga ketika Anda bercinta.

Untuk urusan seksual, foreplay atau pemanasan bisa menjadi kunci dalam menentukan nikmat tidak nya sesi bercinta Anda, terutama untuk kaum wanita. “. Dr. Herbenick seorang pakar seks mengatakan ketika tubuh wanita menjadi terangsang, maka otot ototnya akan menarik rahim ke atas, sehingga akan memberikan ruang di dalam vagina.

Seperti dilansir dari Mensxp, berikut ini adalah alasan mengapa foreplay itu penting untuk wanita.

1. Foreplay dapat meningkatkan rangsangan

Bukan rahasia umum jika wanita membutuhkan foreplay untuk dapat terangsang dan akhirnya mengalami orgasme, tapi hal yang disayangkan adalah, banyak pria yang memilih untuk mengabaikan hal ini.

Tanpa foreplay yang cukup, wanita jarang dapat menikmati sesi bercinta mereka. Dan wanita bisa saja tidak terangsang sama sekali sampai akhir jika sesi bercinta Anda langsung memulai dengan melakukan penetrasi ke vagina.

2. Foreplay dapat merangsang vagina

Dengan mencium, membelai serta menyentuh titik sensitif pada tubuh wanita, maka hal ini dapat membuat tubuh wanita untuk memompa darah lebih banyak ke seluruh tubuh karena merasa terangsang.

Foreplay juga dapat membantu untuk menstimulasi otot otot panggung dan vagina, sehingga mengeluarkan cairan lubrikasi yang dibutuhkan untuk penetrasi.

Tanpa cairan lubrikasi yang dikeluarkan oleh vagina, hampir tidak mungkin wanita dapat menikmati seks.

3. Foreplay dapat mengurangi stres

Foreplay dapat menjadi solusi sebagai pereda stres jika dilakukan dengan sentuhan yang lembut dan godaan yang menggairahkan. Jika anda menyentuh zona sensitif pada awal foreplay, maka secara signifikan akan mengaktifkan sinyal saraf di dalam tubuh, maka hal ini akan membantu wanita dalam relaksasi.

4. Foreplay menjadi kunci orgasme

Secara biologis, wanita mengalami orgasme episodik. orgasme juga selalu dianggap sebagai patokan dari kepuasan seksual.

Oleh karena itu, jika Anda kurang melakukan stimulasi maka akan membuat wanita menjadi sulit untuk mencapai orgasme.

Tinggalkan Balasan